Pernahkah ke hotel atau apartemen dan tidak menemukan kamar dengan nomer 420? Bingung tidak kalau dari 419 langsung ‘lompat’ ke 421. Biasanya kamar juga ditambah nomer 419+. Ternyata nomer ini menyimpan ‘misteri’ yang banyak orang tidak tahu lho!

Nah, IDNtimes akan menjawab misteri itu dengan fakta-fakta ini!

420 dipercaya sebagai kode dalam polisian.

Seperti dilansir Time, 420 adalah kode antar petugas kepolisian sebagai status bahwa sedang ada orang yang menghisap marijuana (ganja). Kode tersebut digunakan untuk melaporkan kejadian dan segera dilakukan penangkapan terhadap pelaku. Angka 420 merujuk pada pukul 4.20 sore–diucapkan four twenty–ketika para perokok berkumpul dan menyerukan pemerintah di seluruh dunia untuk mencabut label ganja sebagai obat berbahaya.

Itulah makna four twenty bagi pengguna ganja sepanjang tahun.

Dipercaya, pemilik hotel menghindari ruang 420 untuk mencegah tamu mencuri nomor pintu sebagai kenang-kenangan atau menggunakannya sebagai atribut aksi. Paling utama ialah adanya ketakutan bahwa kamar akan digunakan sebagai tempat pesta ganja.

Ada juga yang menganggap bahwa itu sebagai tanggal lahir Hitler.

Orang-orang tidak ingin diasosiasikan dengan diktator asal Jerman, Adolf Hitler. Tanggal lahir Hitler adalah 20 April. Jadi, ditakutkan jika menggunakan 420, hotel atau kamar tersebut disamakan dengan pengikut pimpinan lambang Swastika itu.

Baca Juga: Yerry: “Narkoba Itu… Sehangat Kasih Sayang Orangtua”

Namun, dua perkiraan sebelumnya, dianggap tidak tepat, karena yang betul adalah…

Semua teori di atas dianggap tidak tepat, karena sebenarnya itu sebagai tanggal ‘kelahiran’-nya para pecandu ganja. Tanggal 20 April dijadikan hari perayaan nasional bagi para penggemar dan aktivis legalisasi ganja, mereka biasa disebut pothead. Pada 1971, lima siswa dari SMA San Rafael di Marin County, California, Amerika Serikat menjadwalkan pertemuan jam 04.20 sore.

Pertemuan tersebut dilakukan pada tanggal 20 April oleh kelompok Waldos (kelompok pecandu). Mereka bertemu di patung kimiawan Louis Pasteur yang ada di sekolah. Agar tidak diketahui oleh orang lain tentang pertemuan ini, mereka menggunakan kode 420 dengan satu sama lain sebagai ajakan untuk menghisap ganja.

Kode itu pun mulai tersebar ke penjuru Amerika.

Saudara dari salah satu anggota Waldos kenal dengan anggota band The Grateful Dead yang juga berisi penikmat ganja. Pada 1990, sebelum melakukan konser para anggota band menyebarkan pamflet yang berisi ajakan untuk gitting bersama dengan kode 420 pada 20 April, jam 4.20 sore di Oakland.

Waldos disematkan sebagai pencipta kode ini.

Waldos, pada 1998, disematkan gelar pecinta 420. Sejak saat itu pula, penggunaan kode itu semakin tersebar dan sering digunakan oleh para pencandu ganja. Maka sampai saat ini, penggunaan kode 420 terus diafiliasikan kepada para pecandu ganja untuk mengajak ‘acara gitting‘. Kamar-kamar hotel dengan 420 pun dianggap sebagai ruangan khusus yang disediakan untuk berpesta ganja.

Jadi sudah tahukan kode 420 sebagai apa? Jangan sembarang sebut, karena ada makna yang ‘nyentil’ bagi pihak kepolisian!

Sumber :
http://www.idntimes.com/erwanto/kenapa-kamar-420-tidak-pernah-ada-di-hotel
https://m.tempo.co/read/news/2016/04/27/116766185/terjawab-misteri-kamar-420-yang-bikin-bingung-tamu-hotel

Advertisements